Yayasan Asih Putera
Image

Kesehatan Reproduksi Remaja

  • Oleh: Ceuceu Gumilang


    Kuliah Umum

    Kerjasama MA Multitkenik Asih Putera dengan Program Studi Profesi Kebidanan UNJANI 

     

    MA Muliteknik Asih Putera bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Teknologi dan Kesehatan Universitas Jendral Ahmad Yani (UNJANI) Cimahi, mengadakan acara kuliah umum untuk para siswa yang diberikan oleh mahasiswa Program Studi Profesi Kebidanan UNJANI.

     

    Dalam penjelasan yang disampaikan melalui paparan power point, para siswa diperkenalkan dengan berbagai macam penyakit alat reproduksi yang disebabkan oleh perilaku hidup yang tidak bersih  ataupun karena faktor lain serta pencegahannya.

     

    Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

     

    Kuliah umum diawali dengan pemahaman tentang PPHBS (Perilaku  Hidup Bersih dan Sehat) yang disampaikan oleh Bidan Hj. Siti Fatimah A. Kosasih, yang juga adalah istri dari Dewan Pengawas Yayasan Asih Putera, Ir. H. Adang Kosasih Ahmad. Dalam paparannya, Bidan Titi menyampaikan bahwa PHBS adalah wujud keberdayaan masyarakat yang sadar, mau dan mampu mempraktekkan PHBS.

     

    Jika setiap pribadi di masyarakat melakukan PHBS secara benar dan konsisten, maka akan terbangun  lingkungan yang sehat. Kesehatan lingkungan menjadi sangat penting bagi keberlangsungan kehidupan seluruh makhluk, terutama manusia. Kesehatan lingkungan adalah suatu keseimbangan ekologi yang harus ada antara manusia dan lingkungan agar dapat menjamin keadaan sehat dari manusia.

     

    Ada beberapa PHBS di rumah tangga masing-masing dan harus menjadi konsern hidup kita, diantaranya adalah: selalu menggunakan air bersih, memiliki jamban, membiasakan mencuci tangan dengan benar, bebas jentik nyamuk, biasakan makan sayur dan buah, berolah raga teratur dan tidak merokok.

     

    Kesehatan Reproduksi Remaja

     

    Kesehatan reproduksi remaja adalah keadaan sehat fisik-seksual dan psiko-seksual seseorang dalam melakukan fungsi melanjutkan keturunan. Kesehatan reproduksi remaja  ini mencakup  alat reproduksi remaja, perkembangan fisik dan kematangan seksual remaja, proses reproduksi yang bertanggungjawab, pencegahan dan penanggulangan penyakit menular seksual.

     

    Setiap remaja harus memahami keadaan alat reproduksinya, tidak harus merasa tabu ketika melakukan konsultasi kesehatan alat reproduksi, sebagai tindakan preventif.

     

    Tugas Remaja dalam Kesehatan Reproduksi

     

    Setiap remaja harus peduli dan bertanggungjawab dalam mengelola dotongan seks dengan bertanggungjawab, melakukan pencegahan kehamilan di luar nikah dan PMS (Penyakit Menular Seksual), melakukan pergaulan sesuai norma yang berlaku, menjaga kebersihan dan kesehatan organ reproduksi.

     

    Macam-macam penyakit menular seksual antara lain adalah syphilis, gonorrhea, kondiloma (jengger ayam) dan HIV/AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrom). 

     

    Pola penularan HIV/AIDS umumnya terjadi karena adanya hubungan seks bebas dan sering berganti pasangan, pemakaian jarum suntik bersama, obat-obatan terlarang dan narkotika.  Pada dasarnya, HIV dapat ditularkan melalui cairan tubuh, termasuk darah, air mani, cairan vagina, dan air susu ibu yang terinfeksi HIV. Siapa pun dari segala usia, ras, maupun jenis kelamin bisa terinfeksi HIV, termasuk bayi yang lahir dari ibu dengan HIV.

     

    Pencegahan Penularan PMS

     

    Ada beberapa cara dalam mencegah penularan PMS di kalangan remaja, diantaranya adalah:

    ABCD = (A)nda jauhi hubungan sex sebelum waktunya, (B)ersikap setia pada pasangan, (C)egah dengan menggunakan kondom, (D)ihindari pemakaian jarum suntik bersama.

    JKA = (J)aga pandanganmu, (K)enali kawan dekatmu, (A)nggun berbusana syar’i.

    IMAN = (I)llahi anta maqsudi (Allah tujuan hidupku), (M)otivate yourself (bangkitkan spirit untuk berprestasi), (A)ction (lakukan tindakan yang tepat daripada keluh kesah), (N)ew Born (miliki spirit baru, menatap masa depan lebih optimis)

     

    Pada prinsipnya, remaja harus diberikan pemahaman yang benar tentang sex education, agar bisa menjaga kehormatan dan kesehatan alat reproduksinya dan tidak jatuh ke dalam pergaulan bebas yang bisa menjadi pemicu munculnya PMS.

     

    Iman dan taqwa, merasa selalu diawasi Allah dan melakukan aktivitas fisik yang positif dan bermanfaat adalah salah satu cara terbaik untuk mencegah para remaja terpengaruh pergaulan buruk. Dan itu adalah tanggung jawab kita semua.*(e.r.g)