4 Cara Resolusi Anti Gagal Versi Asih Putera
Januari seringkali dipenuhi dengan daftar panjang keinginan: ingin lebih sehat, ingin naik jabatan, ingin nilai bagus, atau ingin lebih sabar. Namun, tahukah Anda mengapa 80% resolusi biasanya kandas di bulan Februari?
Masalahnya bukan pada kurangnya niat, tetapi karena kita terlalu fokus pada apa yang ingin kita dapatkan (hasil), bukan pada siapa kita ingin menjadi (identitas).
Di tahun 2026 ini, mari kita ubah pendekatannya. Menjadi versi terbaik diri sendiri bukan tentang "menambah beban" tugas, melainkan tentang menyelaraskan kembali jati diri kita dengan prinsip Cageur, Bageur, Bener, Pinter. Begini caranya:
1. Gunakan Strategi "Identity Shifting"
Alih-alih berkata, "Tahun ini saya ingin rajin membaca buku," cobalah ubah menjadi, "Tahun ini, saya adalah seorang pembelajar."
Seorang "pembelajar" tidak akan merasa terbebani dengan jumlah halaman buku, karena belajar adalah bagian dari dirinya.
Bagi adik-adik di MTs dan MA, jika kalian menanamkan identitas sebagai "seorang ilmuwan", maka mengerjakan tugas sains bukan lagi beban, melainkan sebuah eksperimen seru.
2. Lakukan "Audit Energi", Bukan Hanya "Audit Waktu"
Banyak dari kita terjebak dalam manajemen waktu yang ketat tapi tetap merasa lelah. Mengapa? Karena kita mengabaikan tingkat energi.
Energi Fisik (Cageur): Apakah tidur kita cukup?
Energi Emosional (Bageur): Apakah lingkungan pergaulan kita memberi semangat atau justru menguras batin?
Cobalah amati di pekan pertama ini: kegiatan apa yang membuat Anda bersemangat dan mana yang membuat Anda "layu"? Versi terbaik Anda adalah Anda yang tahu kapan harus berlari kencang dan kapan harus beristirahat untuk mengisi daya.
3. Fokus pada "Micro-Wins" (Kemenangan Kecil)
Jangan terobsesi pada perubahan besar yang instan. Perubahan permanen lahir dari kemenangan-kemenangan kecil yang konsisten.
Untuk Orang Tua: Cukup luangkan 10 menit tanpa ponsel saat menyambut anak pulang sekolah. Itu adalah kemenangan kecil dalam membangun kedekatan.
Untuk Guru & Karyawan: Memberikan satu apresiasi tulus kepada rekan kerja setiap pagi adalah investasi untuk lingkungan kerja yang positif.
4. Menjadi "Bener" Sebelum "Pinter"
Di dunia yang serba cepat ini, kepintaran mudah dicari di internet. Namun, integritas (Bener) adalah barang langka. Menjadi versi terbaik berarti berani jujur pada diri sendiri.
Jika kita membuat kesalahan, versi terbaik kita tidak akan mencari alasan, melainkan mencari solusi. Inilah yang akan membedakan keluarga besar Asih Putera di mata masyarakat: kita tidak hanya mengejar prestasi, tapi juga menjunjung tinggi nilai kebenaran.
"Perubahan besar tidak dimulai dari langkah raksasa, melainkan dari langkah kecil yang dilakukan ke arah yang benar secara terus-menerus."
Pertanyaan Replektif:
Apa satu "identitas baru" yang ingin Anda bangun di tahun 2026 ini? Apakah ingin menjadi "pendengar yang baik", "pribadi yang bugar", atau "muslim yang lebih taat"? atau mungkinkah ada hal lain?
Penulis: Saepul Anwar, S.Pd