AKAD KERJASAMA MENDIDIK YAYASAN ASIH PUTERA TAHUN AJARAN 2019 – 2020

Sejatinya, salah satu hak anak adalah mendapatkan pendidikan yang terbaik untuk bekal kehidupannya, di dunia dan di akhirat. Kewajiban memberikan pendidikan bagi anak adalah tanggung jawab bersama antara orang tua,  pemerintah dan masyarakat. Yayasan Asih Putera sebagai bagian dari masyarakat, bertekad kuat untuk turut andil memberikan wadah dan fasilitas pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak. Yayasan Asih Putera mempunyai komitmen, untuk mendidik dengan sepenuh hati agar terbentuk anak-anak yang sholeh, berkarakter Islam yang kuat dan memiliki wawasan keilmuan yang mumpuni.

Yayasan Asih Putera memiliki wadah pendidikan mulai dari Daycare, TK, MI, MTs dan MA,  baru saja menggelar sebuah perhelatan akbar, yang rutin dilakukan di setiap awal tahun ajaran baru. Pada Hari Minggu, tanggal 18 Agustus 2019 bertempat di Bale Pancaniti TTUC Cimahi, telah dilaksanakan Akad Kerjasama Mendidik antara orang tua murid baru tahun ajaran 2019 -2020 dari semua madrasah yang ada, dengan Kepala Madrasah dan Ketua Yayasan Asih Putera.

Akad kerjasama mendidik secara simbolis diwakili oleh orangtua dari setiap satuan pendidikan di lingkungan Asih Putera, ditandai dengan pembacaan dan penandatanganan ikrar bersama, sebagai bentuk janji atau komitmen untuk bersama-sama mendidik anak-anak dengan sepenuh hati. Pada tahun ajaran 2019-2020 ini Yayasan Asih Putera menerima pendaftaran murid baru sebanyak 380 orang tersebar dari mulai Day Care sampai MA.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Asih Putera Ir. H. Edi Sudrajat menyampaikan bahwa Yayasan Asih Putera tidak bisa sendirian untuk melaksanakan komitmennya itu. Perlu kerjasama dengan orangtua, masyarakat dan pemerintah untuk mewujudkannya.  Karena pendidikan anak menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya pada salah satu pihak saja. Asih Putera bertekad, dalam melaksanakan komitmennya dalam dunia pendidikan, berpegang teguh pada 3 prinsip yaitu gagasan, narasi dan karya. Karena kesempurnaan setiap karya apapun harus didasarkan pada gagasan terlebih dahulu, sebagai niat baik yang direncanakan dengan matang, kemudian dibuat narasi sebagai penjabaran dari gagasan agar mudah dipahami oleh semua pihak yang terlibat, sehingga proses akhirnya untuk menjadi sebuah karya nyata bisa tepat sesuai tujuan.

Pada acara Akad Kerjasama Mendidik tersebut, hadir sebagai narasumber adalah Muhammad Hamdi, M.Psi Psikolog, dosen Universitas Indonesia yang juga seorang motivator, terapis dan juga penggiat NLP yang memberikan pencerahan terkait dengan Pendidikan Anak Aqil Balig. Pemaparan yang sangat menarik dan mengena dari Beliau terkait dengan pola pendidikan anak di usia aqil balig atau masa pubertas. Ternyata, tanpa kita sadari kita sering memberi contoh buruk pada anak-anak kita yang dikemudian hari akan menjadi bagian dari kepribadian anak kita. Dalam paparannya Hamdi mengatakan, bahwa secara umum ada 3 pola asuh pada anak-anak usia aqil balig yang populer di masyarakat yaitu pola asuh koersif (paksaan, tertib tanpa kebebasan), pola asuh permisif (serba boleh, bebas tanpa ketertiban) dan Pola Asuh dialogis (tertib dengan kebebasan).

Pada acara yang dihadiri sekitar 800-an orang yang terdiri  dari orangtua dan murid baru semua madrasah, Dewan Pendiri dan Keluarga Besar Yayasan Asih Putera, guru-guru dan undangan dari berbagai elemen juga dilakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) sekaligus Launching Program Asih Putera Eco School, antara Yayasan Asih Putera dengan C.V. Horizon Teknologi yang merupakan perusahaan yang bergerak dalam penyediaan dan instalasi energi baru terbarukan dan konservasi energy (EBTKE) berupa SOLAR CELL dan WATER FOUNTAIN yang ramah lingkungan, dalam rangka mendukung program Ecological School. Ke depan, di semua madrasah Asih Putera akan dipasang teknologi Solar Cell (PLTS / Pembangkit Listrik Tenaga Surya) yang memanfaatkan sinar matahari untuk pasokan energi listrik.

Selain itu, di setiap madrasah juga akan dipasang instalasi Water Fountain, yang bisa mengolah air kran menjadi siap minum, sehingga bisa meminimalisir penggunaan botol plastik dan siswa setiap saat bisa minum air bersih yang sehat bebas kemasan.

Semoga dengan adanya Akad  Kerjasama Mendidik antara orang tua, sekolah dan Yayasan Asih Putera yang disaksikan oleh pejabat terkait dan praktisi di bidang pendidikan, proses pendidikan anak-anak di seluruh madrasah Asih Putera dapat berjalan dengan baik, sesuai dengan tujuan dan harapan kita semua.***Ceu2 Gumilang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *