LAUNCHING ASIH PUTERA ECO SCHOOL 2019 “Si Bubum, Sang Penyelamat Bumi”

Kita semua menyadari bahwa kondisi bumi kita sudah sangat memperihatinkan, dengan segudang permasalahan lingkungan yang mengancam keseimbangan ekosistem bahkan kehidupan manusia itu sendiri. Maka perlu diambil sebuah tindakan konkrit, untuk lebih bijak memanfaatkan sumber daya alam agar bisa terjaga keseimbangan ekosistem sehingga hidup lebih sehat dan berkualitas.

Tidak bisa dihindari, bahwa saat ini penggunaan plastik menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita. Akibatnya, sampah-sampah plastik menggunung di setiap sudut. Padahal kita semua tahu, bahwa semua barang yang berbahan dasar plastik sangat sulit terurai dan prosesnya sangat lama dan membutuhkan ribuan tahun untuk bisa hancur dan terurai.

Yayasan Asih Putera memiliki komitmen yang sangat kuat untuk turut berpartisipasi secara aktif dan konkrit, untuk perduli dengan masalah lingkungan hidup yang semakin mengkhawatirkan. Bersamaan dengan kegiatan Akad Kerjasama Mendidik Yayasan Asih Putera dengan orang tua murid baru tahun ajaran 2019-2020, tanggl 18 Agustus 2019 telah dilaksanakan Launching Asih Putera Eco School.

Tujuan utama dari program Asih Putera Eco School ini adalah untuk turut berkontribusi dalam menyelamatkan semesta dari kerusakan lingkungan dengan cara mengurangi dan mengelola sampah  dan mengedukasi masyarakat tentang bagamana menjaga lingkungan dari kerusakan.

Program Asih Putera Eco School ini secara umum terdiri dari 3 kegiatan yaitu Pengelolaan Sampah, Efisiensi Energi dan Penghijauan. Bentuk nyata yang sudah dirintis oleh MA Multiteknik Asih Putera dalam Eco School ini adalah mengelola Green House, rumah khusus untuk Tanaman Hidroponik.  Untuk Tanaman Hidroponik ini,  Asih Putera sudah merintis sejak hampir 3 tahun lalu dan sudah berjalan dengan baik. Murid-murid MA Muliteknik Asih Putera mengelola Taman Hidroponik berupa aneka tanaman sayuran, dari mulai tahap pembibitan hingga ke tahap menjual hasil tanamnya, antara lain kangkung, selada pakcoy, samhong dan bayam merah.  Hasil taman hidroponik Asih Putera sangat bagus kualitasnya dan bebas pestisida, bisa dipasarkan ke masyarakat sekitar. Hal ini sangat sejalan dengan pendidikan kewirausahaan dan life skill dalam kurikulum pendidikan di Asih Putera.

Untuk program pengelolaan sampah, Asih Putera memiliki program Bank Sampah, dimana sampah-sampah yang ada dipilah dan dipilih untuk kemudian dikelompokkan menjadi sampah organik dan non organik, sehingga bisa dikelola menjadi sebuah produk yang bermanfaat. Produk yang bisa dihasilkan dari Bank Sampah ini antara lain adalah eco brick dan pupuk kompos cair. Dari eco brick ini bisa dibuat bermacam-macam produk unggulan seperti meja, kursi, pagar, pot bunga dan lain-lain.

Dalam program penghijauan salah satu rencana yang sedang dirintis adalah Taman Qur’ani. Taman Qur’ani terdiri dari aneka tanaman yang namanya tercantum di dalam Al Qur’an, antara lain pohon Buah Tin, Kurma, Siwak, Bidara, Anggur dan Zaitun. Dalam rencana ke depan, Asih Putera akan memiliki taman bernuansa tanaman Qur’ani sekaligus bisa menjadi reseller untuk siapapun yang membutuhkan.

Untuk mewujudkan program Efisiensi Energi, telas dilakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU), antara Yayasan Asih Putera dengan C.V. Horizon Teknologi yang merupakan perusahaan yang bergerak dalam penyediaan dan instalasi energi terbarukan SOLAR CELL dan WATER CONTAIN yang ramah lingkungan, dalam rangka mendukung program Asih Putera Eco School. Ke depan, di semua madrasah Asih Putera akan dipasang teknologi Solar Cell (PLTS / Pembangkit Listrik Tenaga Surya) yang memanfaatkan sinar matahari untuk pasokan energi listrik.

Selain itu, di setiap madrasah juga akan dipasang instalasi Water Contain, yang bisa mengolah air kran menjadi siap minum, sehingga bisa meminimalisir penggunaan botol plastik dan siswa setiap saat bisa minum air bersih yang sehat bebas kemasan.

Pada acara launching tersebut diperkenalkannya Maskot Asih Putera Eco School SI BUBUM, Sang Penyelamat Bumi. Si Bubum adalah Maskot berbentuk  bumi bulat yang juga berfungsi sebagai celengan. Rencana berikutnya adalah setiap madrasah di Asih Putera akan memiliki satu maskot dan setiap siswa dianjurkan untuk berinfaq setiap harinya, yang nantinya dana infaq tersebut akan digunakan untuk berbagai kegiatan terkait program Eco School.

Pada saat launching tersebut, dimeriahkan pula oleh penampilan murid-murid MTs dan MA Multiteknik  Asih Putera  yang menyajikan Trash Percusi. Trash Percusi adalah merupakan ensambel musik yang semua alat musiknya berasal dari barang-barang bekas, seperti galon, wadah cat, kaleng, botol, tutup botol, dan lain-lain. Ternyata dengan sentuhan kreatif dan inovatif, dari barang bekaspun bisa mengalun musik yang merdu dan mengagumkan. 

Untuk keberhasilan program Asih Putera Eco School menuju Cimahi Eco City ini perlu komitmen dan konsistensi dari kita semua, untuk bersama-sama memperkuat tekad agak kerusakan lingkungan harus dihindari, bumi harus diselamatkam dan keseimbangan ekositem harus dijaga, agar Bumi tetap bisa memberi manfaat bagi semua makhluk di dalamnya.*** Ceu2 Gumilang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *