“Menanam di Rumah”

Grup Hidroponik AP Jun 11, 2020

Semua peristiwa, bahkan musibah sekalipun selalu membawa hikmah, jika kita pandai untuk menyikapinya dengan bijak dan cerdas. Akibat pandemi Covid-19 yang menyebabkan semua proses pembelajaran dirumahkan (Learn from Home, School from Home, Work from Home) maka praktis guru-guru dan tenaga kependidikan di lingkungan yayasan pendidikan Asih Putera mendapatkan dampak yang sama. Di rumah saja!

Namun ternyata, hal itu malah membawa hikmah tersendiri. Asih Putera yang selama ini sudah memiliki Green House untuk bercocok tanam dengan sistem hidroponik yang dikelola oleh murid-murid MA Multiteknik Asih Putera sebagai salah satu program life skill unggulan, akhirnya melahirkan bentuk baru dalam membudayakan cinta tanaman dan menanamnya di rumah.

Lahirlah, WhatsApp Group Menanam di Rumah Yayasan Asih Putera (MdR YAP), yang dibidani oleh Andiena Bunga, guru Biologi MA Asih Putera yang juga Ketua Biro Eco School dan Lingkungan Hidup Yayasan Asih Putera, sejak 22 April 2020 lalu. Anggota WA Group MdR YAP yang sejak awal dibentuknya beranggotakan 30 partisipan, terdiri dari berbagai kalangan internal Asih Putera. Keanggotaan terdiri dari unsur guru, staf, siswa dan juga orang tua siswa.

WAG Klub Hidroponik Yayasan Asih Putera

Sistem Hidroponik adalah fokus kegiatan menanam di rumah yang dibimbing langsung oleh praktisi hidroponik Bapak Wisnu. Dibekali dengan 3 buah modul langkah-langkah dasar menanam dengan cara hidroponik, hingga video tutorial pembuatan nutrisi, pembibitan serta sistem sirkulasi air, jadilah dalam waktu belum dua bulan ini kami sudah mengalami dua kali panen kangkung dan pakcoy.

Yayasan Asih Putera sangat mendukung program ini, dengan tujuan untuk ketahanan pangan keluarga, tidak selalu bergantung pada orang lain untuk memenuhi kebutuhan sayur keluarga. Ini baru tahap awal, semua sedang dalam masa euforia dan semangat menggebu menanam di rumah.

Ayo kita mulai menanam, tak ada alasan tak punya lahan. Karena menanam dengan sistem hidroponik ternyata bisa menggunakan peralatan dapur yang ada, tidak perlu tanah sebagai media tanamnya. Menurut Pak Wisnu, syarat dalam menanam dengan cara hidroponik adalah cukup sinar matahari, cukup air dan cukup nutrisi. Sedangkan untuk media tanamnya sendiri saat ini menggunakan rockwool, kain flannel, cocoped (sekam bakar) dan sabut kelapa. Semangaattt!!* (ERG)

Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.