WORKSHOP PENGEMBANGAN KOMPETENSI MANAJERIAL MADRASAH ASIH PUTERA | Sabtu, 11 Januari 2020

Jan 17, 2020

BPSDM PROV. JAWA BARAT

Kemajuan sebuah institusi pendidikan sangat dipengaruhi oleh banyak faktor, antara lain adalah kualitas SDM,  sistem anggaran yang sehat, sarana dan prasarana yang memadai, hubungan yang harmonis dengan stakeholder serta memiliki brand image yang positif di mata masyarakat.  Kesemua faktor di atas adalah hal-hal yang sangat berperan dalam membangun eksistensi sebuah institusi pendidikan, untuk terus dapat berkembang dan memberi banyak manfaat sesuai visi misinya.

Dalam rangka menuju ke arah tersebut, Yayasan Asih Putera yang memiliki beberapa madrasah dari mulai tingkat Daycare hingga tingkat menengah atas, menganggap sangat perlu untuk menempatkan orang-orang terbaik yang memiliki kemampuan manajerial yang cerdas sebagai ujung tombak kemajuan institusi pendidikan di bawah Asih Putera. Untuk mendapatkan SDM terbaik tersebut diperlukan sebuah upaya, bukan secara instant atau terima jadi saja, melainkan memberikan pelatihan khusus kepada mereka agar memiliki kemampuan manajerial yang mumpuni khas Asih Putera.

Dinamika pergantian pimpinan atau pejabat di lingkungan madrasah Asih Putera telah berlangsung sejak lama, dengan mengikuti pola khas regulasi pergantian pejabat di Yayasan Asih Putera secara periodik. Setiap 3 tahun akan terjadi suksesi kepemimpinan di seluruh madrasah Asih Putera. Dan tahun ini adalah tahun pergantian pejabat manajerial madrasah Asih Putera.

Sebagai langkah pasti untuk mempersiapkan para calon pimpinan dan orang-orang terbaik di manajemen madrasah Asih Putera, Yayasan Asih Putera membuat program pembekalan berkelanjutan berupa Workshop Pengembangan Kompetensi Manajerial Madrasah Asih Putera, yang akan berlangsung selama 2 bulan, dilaksanakan setiap Hari Sabtu sehari penuh.

Workshop pertama sudah dilakukan pada Hari Sabtu, tanggal 11 Januari 2020 bertempat di Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Barat. Ada sekitar 39 calon Kepala Sekolah dan staf manajemen madrasah yang mengikuti workshop tersebut. Belum diketahui siapa yang akan menjadi Kepala Sekolah ataupun staf manajemen di masing-masing madrasah, tetapi ke-39 calon pimpinan ini merupakan hasil seleksi yang mendapatkan dukungan suara terbanyak dari guru dan staf di setiap madrasah.

Hadir sebagai narasumber yang memberikan pembekalan kepada para peserta adalah Ketua Yayasan Asih Putera, Bapak H. Edi Sudrajat Ahmad yang memberikan materi terkait dengan pengembangan visi misi madrasah sebagai tindak lanjut dari visi misi yayasan.  Hadir juga Direktur Pendidikan Yayasan Asih Putera, Bapak H. E. Kusdinar yang menyampaikan bahasan tentang Pendidikan Berbasis Riset. Selain kedua dewan pendiri tersebut, turut menjadi narasumber dari praktisi dalam dunia bisnis yaitu Bapak Indra Gilang (Direktur Amal Usaha Yayasan Asih Putera) yang juga seorang pengusaha dan penggagas banyak ide kreatif terkait dunia usaha kreatif. Bapak Indra menyampaikan materi tentang Prasyarat bagi Pengembangan Madrasah.

Bapak Ketua Yayasan memaparkan tentang Visi Yayasan Asih Putera yaitu menjadi Yayasan yang semakin besar dan memberi manfaat pada semesta. Beliau juga memberikan PR kepada seluruh peserta workshop yaitu membuat essay untuk calon manajemen baru, yang  dibagi ke dalam 3 kelompok dengan tema yang berbeda-beda, yaitu Calon Manager (Apa yang akan saya lakukan untuk mengembangkan Asih Putera?), Kepala Sekolah saat ini (Mau kemana saya setelah ini, apa langkah target berikutnya?) dan kelompok mantan Kepala Sekolah  (Apa yang bisa saya kontribusikan kepada Yayasan Asih Putera?)

Direktur Pendidikan Yayasan Asih Putera menyampaikan masalah ELO (Expected Learning Outcome) terkait dengan, profil, ciri, karakter dan  kompetensi yang dimiliki oleh seseorang. Yang kemudian  meminta para peserta melakukan diskusi kelompok untuk menjabarkan 6 C dalam bidang pendidikan yang digulirkan oleh Mendiknas Nadiem Makarim. Yang dimaksud dengan 6 C adalah : Compassion, Communication Skill, Collaboration/Coordination, Computing, Creative dan Critical Thinking.  

Sementara itu Bapak Idra Gilang yang notabene adalah seorang praktisi dalam dunia usaha properti, café dan juga CEO di sebuah penyedia jasa Disain Grafis Digital menyampaikan, bahwa Visi Yayasan Asih Putera jangan hanya berorientasi pada memberi manfaat tetapi harus juga memberi dampak pada semesta. Madrasah Asih Putera harus mampu menjadi model sekolah unggul yang terus bertumbuh dan berdampak. Beliau juga mengajak para peserta untuk terbiasa merencanakan setiap pekerjaan dengan seksama menggunakan Canvas Business Model, Design Thinking dan North Star Metric agar mudah terukur dan terevaluasi tingkat keberhasilan atau kegagalannya.

The right man in the right place, kita tidak bisa mengabaikan ungkapan ini. Karena siapapun yang akan menjadi pemimpin dan staf manajemen di seluruh madrasah Asih Putera, haruslah orang-orang yang terbaik, yang mau bekerja secara ikhlas, cerdas dan tangkas. Karena itulah, Yayasan bukan hanya menuntut tapi memberikan pembekalan kepada seluruh calon pejabat di manajemen madrasah agar mereka bisa menjadi orang yang tepat di tempat yang tepat.***

Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.